"Gema Maulid Nurul Musthofa Al Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf Bersama Kaum Mukminin Wal Mukminat Merebut Ridho Allah di Depan Pintu Rasulullah SAW Setiap Malam Minggu Pukul 21:00 - Selesai, dan Setiap Malam Selasa Pukul 21:00 dilanjutkan dengan ziarah kuburSholihin - Selesai"  
  "Terima kasih kepada pengunjung terbanyak dari luar negeri : Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Abu Dhabi, Yaman, Brunai, China, dll. Semoga Website ini berguna bagi yang islam dan memberi petunjuk bagi yang non islam. Bila ada kekurangan mohon dibukakan pintu ma'af"  
 
     
 
Main Menu
Home
Profile
Tentang Kami
Manakib
Galery Majlis
Kata Mutiara
Kilas Berita
Kisah dan Hikmah
Jadwal Majlis
Jadwal Haul
Singgah Di Taman Surga

 
     

 
BERITA TERKINI
 
PALING BANYAK DIKUNJUNGI
 
Home
     
WAFATNYA SANG RASUL
Written by Administrator   
Thursday, 01 October 2009

WAFATNYA SANG RASUL

           

Detik-detik kewafatan Rasulullah SAW telah tiba. Rasulullah SAW menyandarkan tubuhnya yang suci ke pangkuan Sayyidah `Aisyah. Tatkala itu, masuklah Abdurrahman dan Abubakar dan ditangannya ada sepotong siwak. Dengan matanya yang indah, Rasulullah SAW memandangi siwak tersebut dan menunjukkan bahwa beliau menginginkannya. Kemudian Sayyidah ‘Aisyah berkata kepada Rasulullah : “Wahai Rasulullah maukah aku ambilkan siwak ini untukmu ?” Beliau pun menganggukkan kepalanya bertanda mengiyakan. Kemudian Sayyidah ‘Aisyah pun mengambil siwak tersebut dan mengunyah ujungnya sampai lunak kemudian memberikannya kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun bersiwak dengan cara yang paling baik sebagaimana lazimnya dilakukan oleh beliau kala sehatnya. Di depan beliau ada sebuah bejana berisi air, lalu beliau memasukkan kedua tangannya ke dalam air tersebut kemudian mengusapkan kewajahnya sambil berkata : “La ilaaha illallah, sesungguhnya kematian itu mengalami saat-saat yang pedih”.

           Tak berselang lama selesai bersiwak , saat itu kepala Rasulullah berada di pangkuan Sayyidah ‘Aisyah dan Sayyidah ‘Aisyah merasakan beratnya kepala Rasulullah di pangkuannya. Terlihat Baginda Rasul mengangkat kedua tangannya dan menatapkan pandangan ke atas, ke dua bibirnya bergerak dan Sayyidah ‘Aisyah mendengarkannya beliau berkata lirih : “bersama-sama dengan orang-orang yang telah engkau anugerahi nikmat, yaitu para Nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. Ya Allah, ampunilah dan kasihanilah aku, pertemukan aku dengan kekasih Yang Maha Tinggi , Ya Allah Kekasih Yang Maha Tinggi”.

           Beliau mengulangi kalimat yang terakhir ini tiga kali, kemudian ke dua mata Rasulullah terpejam dan suara beliau pun tak terdengar lagi. Ruh suci beliau naik menuju kekasih Yang Maha Tinggi, Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sesungguhnya kita milik Allah dan kita pun akan kembali kepada-Nya.

           Rasulullah wafat pada waktu dhuha musim panas, hari senin 12 Rabiul Awwal tahun 11 Hijriah. Usia beliau saat itu telah mencapai enam puluh tiga tahun lebih empat hari.

 

 
(Al Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf Setelah Berziarah di Maqam Rasulullah di Masjid Nabawi, Madinah)

 

Last Updated ( Friday, 23 October 2009 )
 
Ramadhan
Written by Administrator   
Tuesday, 11 August 2009

RAMADHAN

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS Al-Baqarah : 183)

Ramadhan bulan harapan umat Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhamamad SAW berkeluh kesah kepada Allah SWT dikarenakan pandangan Allah SWT sangat banyak dibulan ini, setiap amal baik dilipat gandakan di bulan ini, maka setiap orang yang merasa berdosa, disinilah tempat dia memohon ampun dan meminta ridho-Nya, karena Nabi SAW bersabda :
“Barang siapa yang menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang gembira, maka akan Allah ampunkan dosa yang terdahulu”.

Ulama-ulama terdahulu bila datang bulan Ramadhan mereka selalu membaca :
“Ashadualaa ilaha ilallah Astagfirullah Nasalukal jannata wannauzubika minannar…. 3X Allahuma inaka afuwun tuhibbul afwa fafuanna…. 3X”

Dan inilah amalan-amalan orang sholeh setiap harinya, Al-Qur`an dan sholat sunnah tidak pernah terlepaskan, apalagi sholat Tarawih yang dikerjakan selalu berjama`ah.

Di bulan ini pula ada malam seribu bulan yang dinamai “Lailatul Qadar”. Mereka para ulama terdahulu menandai malam itu dengan malam ganjil, kerena Nabi SAW bersabda :
“Allah menyukai yang ganjil-ganjil”

Biasanya mereka para ulama menghabiskan malam itu dengan menghatamkan Al-Qur`an dan bersholawat kepada Rasulullah SAW.

Di bulan ini pula pertama kali Allah SWT menurunkan Al-Qur`an pada tanggal 17 Ramadhan, bila diceritakan tentang fadilah Ramadhan tidak akan pernah menghabiskan pertanyaan dan jawaban karena begitu banyak hikmah-hikmah yang terkandung.

Allah SWT berfirman :

“Seandainya pohon di dunia ini dijadikan penanya dan air laut dijadikan tintanya maka tidak akan habis Ilmu Allah untuk dipelajari”

Last Updated ( Thursday, 01 October 2009 )
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 12 of 22
 
 
 

     
 
PARA HABAIB

YAYASAN ASSEGAF
yayasan.jpg
MAQOM HABAIB
maqom.gif
Pengunjung
We have 3986 guests online
 
     

     
        LINK TERKAIT  
    www.habaib.org  
    www.majlismobile.com  
     
 
             
             
 
© Copyright by nurulmusthofa.org 2010, All Rights Reserved.